Sholawat Gusdur

Sholawat gusdur – Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bismillahi Alhamdulillah La haula wala quata illa billah.

Allahumma shali’ala sayyidina Muhammadin Shalallahu’alaihi wa salam wa ala ali sayyidina Muhammadin Shalallahu’alaihi wa salam wa umatihi ajmain.

Shalawat Gus Dur merupakan shalawat yang cukup populer di kalangan Muslim di Indonesia, tidak heran kita sering mendengar lantunan shalawat tersebut, baik pada acara-acara pengajian, tablig akbar, bahkan di majelis-majelis taklim lainnya.

Nama lain dari shalawat  Gus Dur sendiri adalah “Syiir Tanpa Waton (syiir yang tidak asal-asalan)”. Kita akan membahasnya pada artikel kali ini.

Sholawat Gusdur Atau Syiir Tanpa Waton

Sholawat Gusdur Atau Syiir Tanpa Waton

Sholawat gusdur nama lain yang sebenarnya adalah syiir tanpa waton (syiir yang tidak asal-asalan), namun masyarakat Muslim di Indonesia lebih mengenal shalawat tersebut dengan nama shalawat Gus Dur.

Akan tetapi, shalawat tersebut sebenarnya bukanlah karya asli dari Gus Dur sendiri. Melainkan karya asli dari salah satu  pengurus pondok pesantren yang ada di Sidoarjo, Jawa Timur, yaitu H.Moh Nozam As-Sofa atau yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Nizam. Dan merupakan cucu dari KH.Sahlan.

Namun masyarakat Muslim di Indonesia lebih mengenal shalawat ini dengan nama shalawat Gus Dur, hal tersebut dikarenakan ketika Gus Nizam melantunkan syiir gubahannya, suara beliau dianggap memang benar-benar mirip dengan suara Gus Dur.

Sehingga masyarakat mengira bahwa shalawat tersebut adalah karya asli dari Gus Dur sendiri.

Baca juga:

Sholawat Nahdliyah

Bacaan Sholawat Gusdur Atau Syiir Tanpa Waton (Arab, Latin, Dan Terjemahannya)

Bacaan Sholawat Gusdur Atau Syiir Tanpa Waton (Arab, Latin, Dan Terjemahannya)

Berikut lirik bacaan syiir tanpa waton atau sholawat gusdur beserta artinya:

اَسْتَغْفِرُالله رَبَّ الْبَرَايَا # اَسْتَغْفِرُ الله مِنَ الْخَطَايَا

رَبِّ زِدْنِيْ عِلْمًا نَافِعًا # وَوَفِّقْنِيْ عَمَلًا صَالِحًا

يَا رَسُوْلَ الله سَلاَمٌ عَلَيْك # يَا رَفِيْعَ الشَّانِ وَالدَّرَجِ

عَطْفَةً يَاجِيْرَةَ الْعَلَمِ # يَا اُهَيْلَ الْجُوْدِ وَالْكَرَمِ

Astaghfirullah rabbal baroya – Astaghfirullah minal khotoya
Robbi zidni ‘ilman naafi’a – Wawafiqni amalan sholiha
Ya Rosulullah salamun alaik – Ya rafi’a syaani wadaroji
Athfatayyaji rotal ‘alami – Ya uhailalju diwal karomi

**** 

Baca juga:

Sholawat Qulub

Syiiran Sholawat Gusdur Lengkap

Ngawiti ingsun nglaras syi’iran (aku memulai menembangkan syi’ir)
Kelawan muji maring Pengeran (dengan memuji kepada Tuhan)
Kang paring rohmat lan kenikmatan (yang memberi rohmat dan kenikmatan)
Rino wengine tanpo pitungan 2X (siang dan malamnya tanpa terhitung)

**** 

Duh bolo konco priyo wanito (wahai para teman pria dan wanita)
Ojo mung ngaji syareat bloko (jangan hanya belajar syari’at saja)
Gur pinter ndongeng nulis lan moco (hanya pandai bicara, menulis dan membaca)
Tembe mburine bakal sengsoro 2X (esok hari bakal sengsara)

**** 

Akeh kang apal Qur’an Haditse (banyak yang hapal Qur’an dan Haditsnya)
Seneng ngafirke marang liyane (senang mengkafirkan kepada orang lain)
Kafire dewe dak digatekke (kafirnya sendiri tak dihiraukan)
Yen isih kotor ati akale 2X (jika masih kotor hati dan akalnya)

**** 

Gampang kabujuk nafsu angkoro (gampang terbujuk nafsu angkara)
Ing pepaese gebyare ndunyo (dalam hiasan gemerlapnya dunia)
Iri lan meri sugihe tonggo (iri dan dengki kekayaan tetangga)
Mulo atine peteng lan nisto 2X (maka hatinya gelap dan nista)

**** 

Ayo sedulur jo nglaleake (ayo saudara jangan melupakan)
Wajibe ngaji sak pranatane (wajibnya mengkaji lengkap dengan aturannya)
Nggo ngandelake iman tauhide (untuk mempertebal iman tauhidnya)
Baguse sangu mulyo matine 2X (bagusnya bekal mulia matinya)

**** 

Kang aran sholeh bagus atine (Yang disebut sholeh adalah bagus hatinya)
Kerono mapan seri ngelmune (karena mapan lengkap ilmunya)
Laku thoriqot lan ma’rifate (menjalankan tarekat dan ma’rifatnya)
Ugo haqiqot manjing rasane 2 X (juga hakikat meresap rasanya)

**** 

Al Qur’an qodim wahyu minulyo (Al Qur’an qodim wahyu mulia)
Tanpo tinulis biso diwoco (tanpa ditulis bisa dibaca)
Iku wejangan guru waskito (itulah petuah guru mumpuni)
Den tancepake ing jero dodo 2X (ditancapkan di dalam dada)

**** 

Kumantil ati lan pikiran (menempel di hati dan pikiran)
Mrasuk ing badan kabeh jeroan (merasuk dalam badan dan seluruh hati)
Mu’jizat Rosul dadi pedoman (mukjizat Rosul (Al-Qur’an) jadi pedoman)
Minongko dalan manjinge iman 2 X (sebagai sarana jalan masuknya iman)

**** 

Kelawan Alloh Kang Moho Suci (Kepada Alloh Yang Maha Suci)
Kudu rangkulan rino lan wengi (harus mendekatkan diri siang dan malam)
Ditirakati diriyadohi (diusahakan dengan sungguh-sungguh secara ihlas)
Dzikir lan suluk jo nganti lali 2X (dzikir dan suluk jangan sampai lupa)

**** 

Uripe ayem rumongso aman (hidupnya tentram merasa aman)
Dununge roso tondo yen iman (mantabnya rasa tandanya beriman)
Sabar narimo najan pas-pasan (sabar menerima meski hidupnya pas-pasan)
Kabeh tinakdir saking Pengeran 2X (semua itu adalah takdir dari Tuhan)

**** 

Kelawan konco dulur lan tonggo (terhadap teman, saudara dan tetangga)
Kang podho rukun ojo dursilo (yang rukunlah jangan bertengkar)
Iku sunahe Rosul kang mulyo (itu sunnahnya Rosul yang mulia)
Nabi Muhammad panutan kito 2x (Nabi Muhammad tauladan kita)

**** 

Ayo nglakoni sakabehane (ayo jalani semuanya)
Alloh kang bakal ngangkat drajate (Allah yang akan mengangkat derajatnya)
Senajan asor toto dhohire (Walaupun rendah tampilan dhohirnya)
Ananging mulyo maqom drajate 2X (namun mulia maqam derajatnya di sisi Allah)

**** 

Lamun palastro ing pungkasane (ketika ajal telah datang di akhir hayatnya)
Ora kesasar roh lan sukmane (tidak tersesat roh dan sukmanya)
Den gadang Alloh swargo manggone (dirindukan Allah surga tempatnya)
Utuh mayite ugo ulese 2X (utuh jasadnya juga kain kafannya)

**** 

Yarosulalloh salammun’alaik
Yaarofi’asaaniwaddaaroji
Atfatayaji rotall `aalami
Yauhailaljuu diwaalkaromi

Baca juga:

Sholawat Nuridzati

Makna Sholawat Gus Dur Atau Syiir Tanpa Waton

Syiir tanpa waton atau shalawat Gus Dur, shalawat yang diawali dengan kalimat bacaat istighfar ini mengandung makna yang sangat dalam dan menyentuh hati ketika membaca serta meresapinya.

Dikarenakan shalawat ini bisa membuat hati serta pikiran yang membacanya menjadi tentram dan tenang.

Serta dalam liriknya pun terdapat banyak bacaan kalimat yang menyuruh kita untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah dan Rasulnya, agar hidup yang dijalani terasa tentram dan aman.

Penutup

Demikianlah sedikit pembahasan tentang shalawat Gus Dur. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan maupun penyampaian pada artikel kali ini.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply