ujio Anak pertama dari lima bersaudara

Peninggalan Sejarah Bercorak Islam [Gratis Kalian Wajib Tahu]

6 min read

Masjid Kudus Peninggalan bercorak Islam

Bismillah Assalamualaikum, wr, wb. baik teman-teman bagaimana kabarnya kalian hari ini, saya berharap kalian semua dalam keadaan sehat semuanya ya, Kali ini kita akan membahas tentang apa saja sih peninggalan-peninggalan sejarah bercorak islam di Indonesia.

Beberapa mungkin sudah ada yang tau sebagian, tetapi dalam artikel kali ini saya akan membahas secara tuntas peninggalan sejarah bercorak islam ini dengan rinci satu per satu, apa saja? Mari simak sampai selesai!

1. Keraton / Kerajaan

Keraton Ternate Peninggalan Islam
pesona.travel

Keraton atau kerajaan bercorak Islam dulunya cukup lama berkuasa di Indonesia dan berpengaruh besar.

Andil terbesar antara lain yaitu dari para wali dan pendakwah dari agama Islam, mereka merangkul kebudayaan dalam strategi penyebaran agama Islam.

Sehingga terjadi beberapa unsur islam dalam beberapa adat dan kebudayaan.

Keraton adalah tempat tinggal raja atau sultan dan para keluarganya, keraton juga berfungsi sebagai pusat pemerintahan.

Istana keraton kerajaan ini pada awal nya dibangun oleh para pemeluk agama Buddha dan Hindu. Akibatnya masih ada pengaruh Hindu dan Buddha di beberapa keraton.

Keraton adalah tempat tinggal raja atau sultan

Berikut ini peninggalan keraton / istana kerajaan sejarah islam di Indonesia:

Keraton Peninggalan Sejarah Bercorak Islam di Indonesia

Keraton Kesultanan Yogyakarta Peninggalan Islam
www.dream.co.id
  1. Keraton Kesepuhan, lokasi ini ditemukan di Cirebon, Jawa Barat. Pembuatan pada Abad ke 15 M.
  2. Keraton Kanoman, lokasi ini ditemukan di Cirebon, Jawa Barat. Pembuatan pada Abad ke 15 M.
  3. Keraton Kesultanan. Lokasi ini ditemukan di Yogyakarta. Pembuatan pada Abad ke 17 M.
  4. Keraton Pakualaman. Lokasi ini ditemukan di Yogyakarta. Pada Abad ke 17 M.
  5. Keraton Kesultanan Aceh. Lokasinya ditemukan di Nanggroe Aceh Darusalam pada Abad ke 15 M.
  6. Istana Kesultanan Ternate. Lokasi ditemukan di Ternate, Ambon. Pada Abad ke 14 M.
  7. Istana Kesultanan Tidore. Lokasinya ditemukan di Tidore, Ambon Pada Abad ke 14 M.
  8. Istana Raja Gowa. Lokasinya ditemukan di Gowa, Sulawesi Selatan pada Abad ke 16 M.
  9. Istana Sorusuan. Lokasinya ditemukan di Banten pada Abad ke 15 M.

Perlu diketahui, Keraton yang masih ada diantara yang di atas yaitu Keraton Kesepuhan Cirebon, Keraton Banten, Keraton Yogyakarta.

2. Masjid

Masjid Kudus Peninggalan bercorak Islam
www.abouturban.com

Masjid merupakan seni arsitektur Islam yang sangat menonjol, beberapa dari Kerajaan islam di Indonesia meninggalkan beberapa bangunan bersejarah, salah satunya yaitu masjid.

Masjid merupakan rumah ibadah kaum muslimin, juga sebagai pusat dari kajian keislaman, dan masjid menjadi sesuatu yang sangat penting bagi Kerajaan Islam.

Beberapa masjid peninggalan sejarah ini ada yang pernah dihancurkan oleh penjajah, namun masih ada peninggalan sejarah bercorak islam ini yang masih kokoh di berbagai daerah.

Masjid peninggalan sejarah umumnya memiliki beberapa ciri khas sebagai berikut:

  • Memiliki menara.
  • Atapnya bertingkat ganjil dan makin ke atas makin kecil.
  • Letaknya berdekatan dengan istana.
  • Mempunyai empat tiang utama.
  • Sekitar masjid ada parit berair.
  • Mimbar diberi ukiran hewan/tumbuhan.
  • Pintu menyerupai gapura keraton atau candi bentar.

Masjid Peninggalan Sejarah Bercorak Islam

Peninggalan Masjid Agung Demak
phinemo.com

Berikut ini beberapa masjid peninggalan sejarah bercorak islam di Indonesia:

  1. Masjid Agung Demak. Lokasinya di Demak, Jawa Tengah dibuat pada Abad ke 14 M.
  2. Masjid Katangga. Berlokasi di Katangga, Sulawesi Selatan dibuat pada abad ke 16 M.
  3. Masjid Raya Baiturrahman. Lokasinya di Aceh dibuat pada abad ke 15 M.
  4. Masjid Agung Cirebon. Berlokasi di Cirebon Jawa Barat pada abad ke 15 M.
  5. Masjid Menara Kudus. Lokasinya di Kudus Jawa Tengah dibuat pada abad ke 15 M.
  6. Masjid Sunan Ampel. Berlokasi di Surabaya, Jawa Timur. di bangun pada abad ke 15m M.
  7. Masjid Ternate. Lokasinya di Ternate, Ambon, dibangun pada abad ke 14 M.
  8. Masjid Agung Banten. Berlokasi di Banten dibangun pada abad ke 15 M.
  9. Masjid Raya Medan. Lokasinya di kota Medan di bangun pada abad ke 19 M.
  10. Masjid Raya Ganting Padang. Berlokasi di daerah Ganting, kota Padang, Sumatra Barat pada abad ke 17 M.
  11. Masjid Istiqlal Jakata. Lokasinya di Ibu Kota Jakarta. dibangun pada abad ke 18 M.

Masjid peninggalan sejarah bercorak islam ini mungkin masih banyak yang tidak saya cantumkan, jika kalian tahu, silahkan berbagi di kolom komentar!

Baca Juga: Kisah Nabi Adam

3. Pesantren

Pesantren di indonesia
4.bp.blogspot.com

Salah satu penyebaran dan pengajaran agama Islam di Indonesia adalah melalui pesantren. Pesantren pertama kali didirikan di tanah Jawa dan daerah Madura oleh para kiai,

Pada masa Sunan Ampel pesantren pertama di bangun, yaitu pada masa pemerintahan Prabu Kertawijaya dari Majapahit.

Kemudian pembangunan pesantren berkembang secara pesat dan melahirkan santri-santri terpelajar.

Banyak ilmu agama yang para santri dapatkan di antaranya santri belajar pendalaman Al-Qur’an, kitab kuning, ilmu fiqih, ilmu tauhid, akidah akhlak dan tradisi tasawuf.

Beberapa pesantren pertama kali yang didirikan di Indonesia yaitu pesantren Tegalsari, Ponorogo, Jawa Timur.

Pesantren ini didirikan oleh Sultan Paku Buwono II sekitar tahun 1742 sebagai bentuk ucapan terimakasih kepada kiai Hasan Besari.

Pesantren Peninggalan Sejarah Bercorak Islam di Indonesia

Pesantren Tertua di Indonesia
islamidia.com

Berikut ini merupakan daftar nama pesantren tertua di indonesia sekaligus tahun berdiri dan pendirinya.

  1. Pondok Pesantren Buntet, Cirebon, Jawa Barat. Didirikan oleh mbah Muqoyyim pada tahun 1715 M.
  2. Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu, Kebumen, Jawa Tengah. Didirikan pada 4 Januari tahun 1475 M/879 H. Pendirinya adalah Syekh As Sayyid Abdul Kahfi Al Hasani, ulama besar dari Hadramaut, Yaman. Pesantren tertua se-Asia Tenggara.
  3. Pesantren Al Mujahid sekarang berganti nama menjadi Al Alawiyyin, Cianjur, Jawa Barat. Didirikan pada tahun 1760 M.
  4. Pesantren Sidogiri Pasuruan, Jawa Timur. Didirikan pada tahun 1718 M. Oleh Sayyid Sulaiman bin Sayyid Abdur Rahman Basyaiban.
  5. Pesantren Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan Madura. Didirikan pada tahun 1787 M. Oleh Kiai Itsbat.
  6. Pondok Pesantren Jamsaren, Surakarta jawa Tengah. Didirikan pada tahun 1768 M. Oleh Kiai Jamsari.
  7. Pondok Pesantren PPMH , Gading, Malang, Jawa Timur. Didirikan Oleh Kiai Haji Hasan Munadi pada tahun 1768 M.
  8. Pondok Pesantren Sukamiskin, Bandung Jawa Barat. Didirikan pada tahun 1818 M.
  9. Pondok pesantren Hidayatul Thullab (Pondok Tengah), Kamulan, Durenan, Trenggalek, Jawa Timur. Didirikan pada tahun 1790 M.
  10. Pondok Pesantren Al-Iman. Purworejo Jawa Tengah. Didirikan pada tahun 1830 M.
  11. Pondok Pesantren Miftahul Ulum. Pamekasan, Jawa Timur. Didirikan pada tahun 1827 M. Oleh KH. Nasruddin bin Itsbat.
  12. Pondok Pesantren Syaichaona Cholil Bangkalan, Madura. Didirikan oleh Syekhuna Muhammad Kholil pada tahun 1861 M.
  13. Pondok Pesantren Tremas, Pacitan, Jawa Tengah. Didirkan oleh KH. Abdul Manan pada tahun 1830 M.

4. Kitab dan Seni Sastra

Kitab islam di Indonesia
s.kaskus.id

Karya seni sastra peninggalan sejarah bercorak islam juga ada yang yang berbentuk kitab. Berikut ini beberapa diantaranya:

  • Kitab Sasana-Sunu

Karya sastra sini kitab ini digubah oleh Raden Tumenggung, Sastranegara pada tahun 1798. Kitab ini membahas mengenai ajaran tentang tata cara hidup islam. Serta ajaran untuk meneladani kehidupan Rasulullah SAW.

  • Kitab Manik Maya

Kitab ini ditulis oleh Raden Mas Ngabei Ronggo pada tahun 1740 Masehi. Di dalamnya terdapat karya sastra sejarah perkembangan Islam di Pulau Jawa.

  • Kitab Sastra Gending

Karya seni atau kitab ini membahas ajaran filsafat dan kebajikan, kitab ini merupakan karya dari Sultan Agung.

  • Kitab Nitisruti

Kitab ini hampir sama dengan kitab Sastra Gening yaitu membahas filsafat, hanya saja kitab ini melebar dengan pembahasan moral.

Kitab ini tidak diketahui siapa penulisnya.

  • Kitab Nitisastra

Kitab atau seni Sastra ini digubah pada abad ke 15 M dan sampai tidak diketahui siapa penulisnya.

Kitab ini berisikan ajaran moral dan pandangan hidup, seperti kebijaksanaan dalam bersosialisasi, moral kehidupan di masyarakat, dll.

Masih ada karya sastra peninggalan sejarah bercorak islam dari berbagai kerajaan islam di Indonesia, diantarnya:

  1. Hikayat, berisi tentang kisah, cerita, tokoh sejarah dan dongeng.
  2. Syair, menjadi jalan atau penghantar dakwah para Ulama Islam.
  3. Babad, karya satra ini menceritakan sejarah.
  4. Suluk, Karya satra ini berisi mengenai Tasawuf.
  5. Bustanus Salatin karya Nuruddin Ar-Raniri.

5. Makam

Makam peniggalan sejarah Islam
facebumen.com

Makam juga merupakan dari bentuk peninggalan sejarah bercorak islam di Indonesia. Selain keraton dan masjid.

Makam lengkap beserta batu nisan yang bercorak islam juga banyak di temukan di Indonesia dan itu sebagai bukti peninggalan sejarah Kerajaan Islam.

Pada umumnya terdapat hiasan-hiasan tertentu pada batu nisan. Untuk para wali, atau keluarga yang memiliki pengaruh tinggi atau keluarga kerajaan dibuatkan rumah yang disebut cungkup.

Berikut ini beberapa makam peninggalan sejarah islam dan merupakan makam tertua di Indonesia. Para penyebar agama islam, diantaranya:

  1. Makam Syaikh Samsuddin Al-Wasit.
  2. Makam Fatimah binti Maimun.
  3. Makam Syaikh Maulana Malik Ibrahim.
  4. Makam Sultan Malikus Saleh.
  5. Makam Syaikh Jumadil Kubro

6. Tradisi / Budaya

Tradisi Sekaten di indonesia
rahmatkrissvd.blogspot.com

Tradisi atau kebudayaan memang tidak bisa lepas dari peninggalan sejarah bercorak islam, beberapa tradisi islam yang sampai saat ini kita temui sampai sekarang diantanya:

  1. Sekaten, yaitu ritual atau perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dalam budaya Jawa. Perayaan Sekaten ini dikenal dari daerah Yogyakarta, Surakarta, Jawa Timur, dan Cirebon.
  2. Ziarah, yaitu mengunjungi makam para alim ulama dan para Wali Allah SWT. biasanya pengunjung membaca Al-Qur’an, berdoa, yang jauh dari unsur-unsur syirik.
  3. Sedekah, yaitu acara keluarga dengan mengundang tetangga atau yang kita kenal sekarang syukuran, antara lain kegiatan nya adalah berdoa kepada Allah SWT.

7. Seni Pertunjukan Peninggalan Sejarah Bercorak Islam

Seni Pertunjukan Islam
madina.go.id

Seni pertunjukan adalah segala ungkapan seni yang substansi dasarnya adalah yang dipergelarkan langsing di hadapan penonton.

Beberapa seni pertunjukan peninggalan bercorak islam diantaranya:

  • Seni Pertunjukan Tarian

  1. Tari pirieng di atih kaco Sumatra Barat. Tarian ini juga biasanya diiringi musik dari rebana, gong, talempong, rabab, dan saluang.
  2. Tari Saman Aceh. Biasanya tari ini ditampilkan saat perayaan acara adat, maulid nabi dan acara-acara tertentu.
  3. Tari Zapin Melayu. Biasanya tari ini diiringi dengan musik gambus, rebana, dll. Syair nya mengandung syiar islam.
  4. Tari Seudati. Biasanya tari ini ditampilkan oleh 8 orang laki-laki sebagai penari utama.
  5. Beksa Golek Menak.
  • Gamelan

Gamelan juga termasuk seni pertunjukan peninggalan sejarah yang bercorak islam, sampai sekarang gamelan masih dipakai dalam peringatan hari-hari besar islam di Jawa Tengah.

Gamelan biasanya digunakan untuk menarik perhatian orang-orang agar berkumpul, setelah itu, mereka diberi ceramah yang berisi agama islam.

Ada juga misalnya di upacara grebeg Maulud dan Grebeg Syawal yang diadakan di Keraton Yogyakarta.

8. Kaligrafi dan Seni Pahat Peninggalan Sejarah Bercorak Islam

Kaligrafi Bercorak Islam
seruni.id

Seni kaligrafi dan pahat biasanya digunakan untuk mengukir batu nisan di makam para raja. Beberapa batu nisan yang memiliki unsur seni pahat kaligrafi diantaranya adalah batu nisan:

  1. Fatimah binti Maimun di Gresik.
  2. Sultan Malik As-Saleh di Aceh
  3. Sultan Hasanudin di Makasar.
  4. Makam Sunan Giri di Gresik, Jawa Timur.
  5. Makam Sunan Gunung Jati di Cirebon, Jawa Barat.
  6. Makam Sunan Kalijaga di Demak, Jawa Tengah.
  7. Makam Maulana Malik Ibrahim di Gresik Jawa Timur.
  8. Makam Raja-Raja Gowa di Katangga.
  9. Makam Raja-Raja Mangkunegaran di Astana Giri.
  10. Makam Raja-Raja Mataram.

Sedangkan kaligrafi adalah seni menulis ayat suci Al-Qur’an yang dibuat menjadi bentuk gambar tertentu.

Kaligrafi merupakan seni yang dihormati di antara berbagai seni rupa islam, Karena kaligrafi merupakan alat utama untuk melestarikan Al-Qur’an.

9. Wayang Peninggalan Sejarah Bercorak Islam

Wayang Peninggalan Islam
cdn-u1-gnfi.imgix.net

Wayang ini asal usulnya berasal dari Jawa, Awalnya wayang dibawa oleh agama Hindu, namun seiring dengan datang nya agama Islam tradisinya di lanjutkan oleh para Wali Songo.

Wayang menjadi salah satu sarana dakwah untuk pengajaran agama islam, adapun wayang peninggalan sejarah bercorak islam.

Seni pertunjukan wayang ini sempat menghilang, tapi sekarang dihidupkan kembali, bahkan sampai sekarang ceritanya menjadi lebih beragam, bahkan di pentaskan dalam berbagai bahasa.

Penutup

Nah teman-teman itu saja yang bisa saya jelaskan tentang peninggalan sejarah bercorak islam ini, mudah-mudahan bisa bermanfaat!

Jika kalian tahu ada lagi peninggalan sejarah bercorak islam selain poin-poin di atas, silakan berbagi di kolom komentar!

Akhir kata. Wassalamualaikum, wr wb

 

ujio Anak pertama dari lima bersaudara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *