ujio Anak pertama dari lima bersaudara

Kebudayaan Kalimantan Barat

6 min read

Kebudayaan Kalimantan Barat- Provinsi ini merupakan wilayah pemerintahan yang  berbatasan langsung dengan Sarawak Malaysia. Provinsi ini juga tercatat merupakan salah satu wilayah dengan kekayaan budaya terbesar di Indonesia.

Kebudayaan yang beragam tentu akan sangat menarik untuk kita pelajari, Mulai dari rumah, pakaian, kesenian tradisional dan berbagai hal yang menggambarkan Kalimantan Barat akan kita bahas dalam artikel ini.

Kalimantan Barat

Tahukah kalian Indonesia merupakan negara yang terdiri dari puluhan bahkan ratusan etnis suku bangsa. Di provinsi Kalimantan Barat sendiri terdapat beberapa suku bangsa dengan bahasa daerah yang beragam dan berbagai agama kepercayaan yang harus kalian ketahui. Berikut akan kita bahas dibawah ini.

Suku Bangsa Kalimantan Barat

Suku Bangsa Kalimantan Barat
idntimes.com

Sensus tahun 2010 mencatat etnis paling dominan di Kalimantan Barat, yaitu etnis suku Dayak dengan persentase sekitar 49.91%. dari total jumlah penduduk Kalimantan Barat. Berikut ini daftarnya:

  • Dayak 43,1%
  • Melayu 25.56%
  • Jawa 8.66%
  • Tionghoa 8.17%
  • Madura 6.27%
  • Bugis 3.13%
  • Sunda 1.13%
  • Batak 0.60%
  • Daya 0.52%
  • Banjar 0.33%
  • Lain-lain 1.33%

Bahasa Daerah Kalimantan Barat

Secara umum, Bahasa Indonesia adalah bahasa yang dipakai oleh masyarakat yang ada di Kalimantan Barat. Selain itu ada juga bahasa penghubung, seperti Bahasa Melayu Pontianak, Melayu Sambas dan Bahasa Senganan berdasarakan wilayah penyebarannya. Berikut beberapa daftar bahasa daerah yang terdapat di provinsi Kalimantan Barat:

  • Indonesia (resmi)
  • Dayak (dominan)
  • Dayak Iban
  • Dayak Jangkang
  • Dayak Kendayan
  • Dayak Ot Danum
  • Bugis
  • Bukar Sadong
  • Jawa
  • Melayu
  • Melayu Pontianak
  • Melayu Sambas
  • Hakka
  • Tiochiu
  • Tionghoa

Agama Kalimantan Barat

Masyarakat Kalimantan Barat mayoritas menganut kepercayaan agama Islam dengan persentase sebesar 55.68%. Wilayah-wilayah mayoritas muslim di Kalimantan Barat yaitu daerah pesisir yang kebanyakaan didiami Suku Melayu seperti:

  • Kabupaten Sambas
  • Mempawah
  • Ketapang
  • Kayong Utara
  • Kubu Raya
  • Kapuas Hulu
  • dan Kota Pontianak.

Agama Islam juga dianut Suku Jawa, Madura dan Bugis yang berada di Kalimantan Barat. Di Kabupaten Melawi dan Kota Singkawang ada sekitar 49% penduduknya menganut agama Islam. Berikut daftar agama yang ada di Kalimantan Barat.

  • Islam 55,68%
  • Katolik 23,50%
  • Kristen Protestan 13,62%
  • Buddha 6,73%
  • Khonghucu 0,26%
  • Hindu 0,21%

Kebudayaan Kalimantan Barat

Berbicara tentang kebudayaan tentu sangat banyak hal yang bersangkutan seperti rumah adat, pakaian adat. Ada juga kesenian tradisional seperti seni tarian seni musik, kerajinan, dan lain sebagainya. Dalam artikel ini kita akan mengenali kebudayaan tersebut satu per satu. Simak di bawah ini.

Rumah Adat Kalimantan Barat

Kebudayaan Kalimantan Barat yang pertama akan kita bahas adalah rumah adat, ada berapa rumah adat di provinsi ini, dan apa saja keunikan dari rumah tersebut akan kita bahas secara singkat dan jelas. Berikut penjelasannya.

Rumah Adat Betang Radakng/Panjang

Rumah Adat Betang Radakng
aminama.com

Rumah adat Dayak Radakng ini biasa kita temukan di Pontianak, rumah ini telah meraih rekor dunia dari MURI ukuran bangunan rumah adat Kalimantan Barat ini memiliki panjang 138 meter dan tinggi 7 meter. Rumah ini menjadi bangunan paling mewah di daerah perkotaan.

Betang radakng ini dikenal juga dengan sebutan rumah panjang atau rumah betang yang diambil dari bahasa Dayak Kanayatn. Rumah adat ini memang dirancang khusus agar bisa menampung sekitar 600 orang pada ruang utamanya. Bangunan ini juga dilengkapi dengan ukuran halaman luas sehingga bisa dijadikan tempat untuk pertunjukan acara budaya lokal.

Rumah Adat Melayu

Rumah Adat Melayu
rmolkalbar.com

Rumah yang satu ini berasal dari Suku Melayu yang juga terdapat di pulau Kalimantan khususnya Kalimantan Barat. Rumah ini seperti Balai Kerja dengan fungsi untuk Sekretariat Pertemuan Balai Rakyat.

Rumah adat ini menjadi pusat kebudayaan Melayu di Kalimantan Barat. Setelah diresmikan, rumah ini menjadi destinasi wisatawan luar negeri yang berkunjung ke daerah ini.

Bagian atap rumah ini menndapat pengaruh dari atap bangunan Jawa. Model atap segitiga dengan tinggi 30 derajat ini berfungsi supaya udara yang mengalir tidak panas dan tidak terperangkap dalam ruangan tersebut.

Rumah Adat Baluk

Rumah Adat Baluk
travelingyuk.com

Bentuk rumah ini berbeda dengan rumah adat suku Dayak lain. Rumah ini digunakan masyarakat suku Dayak Bidayuh dalam acara ritual tahunan atau nibak’ng sesudah musim penggarapan ladang tahun berikutnya yang biasanya dilakukan pada tanggal 15 Juni.

Rumah ini berbentuk bundar dan memiliki diameter 10 m dan tinggi 10 m dan tingginya sekitar 12 m. Rumah ini disanggah 20 tiang kayu dan beberapa kayu penopang lainnya dan juga satu batang tiang yang dipakai sebagai tangga yang bentuknya seperti titian.

Baca Juga: Kebudayaan Jawa Tengah

Pakaian Adat Kalimantan Barat

Pakaian-Adat-King-Baba
imujio.com

Berikut ini daftar beberapa pakaian adat yang terdapat di pulau Kalimantan dan Kalimantan Barat:

  • King Bibinge

King Bibinge adalah Pakaian wanita suku Dayak, pakaian ini terbuat dari bahan kulit tanaman kapuo atau ampuro.

  • King Baba

King Baba adalah Pakaian Adat laki-laki suku Dayak. Pakaian ini terbuat dari tanaman yang diolah lalu di beri lukisan khas Dayak.

  • Baju Upak Nyamu

Baju ini berasal dari upak nyamu yang di pipihkan yang dipakai untuk membuat pakaian dan juga ewah atau cawat. Baju ini bentuknya seperti rompi, atau baju tanpa lengan.

  • Baju Sangkarut

Baju Sangkarut ini adalah baju perang suku Dayak Ngaju. Baju ini juga di pakai untuk acara pernikahan. Baju Sangkarut ini terbuat dari serat nenas dan jenis kerang-kerangan.

  • Baju Pawang

Baju ini dikenakan oleh seorang BASIR atau ulama agama kaharingan, dipakai ketika menyampaikan doa untuk perlindungan roh jahat, meminta hujan dan mengobati orang yang sedang sakit. Baju ini terbuat dari serat kayu tumbuhan.

  • Baju Tenunan

Baju tenunan ini terbuat dari serat tanaman seperti serat nenas, nyamun dan tumbuhan lainnya. Baju Tenun ini dipakai untuk berperang. Baju ini suda punah

  • Pakaian Suku Ngaju

Suku Ngaju juga memiliki pakain adat yang dinamakan dengan busana adat Dayak Kalimantan Tengah.

  • Pakaian Kustin

Pakain ini adalah pakaian adat suku kutai. Biasanya pakaian tersebut dipakai oleh kalangan masyarakat menengah ke atas untuk acara resmi separti hanya pernikahan.

  • Pakain Adat Sapei Sapaq

Pakaian ini adalah adat suku Dayak Kenyah yang merupakan sub suku Dayak mayoritas yang tinggal di provinsi Kalimantan Timur.

  • Baju Anyaman Tikar

Pakain adat ini juga termasuk pakaian adat Kalimantan Tengah. Pakaian ini dihiasi dengan ukiran kayu, kerang dan juga tulang. Dulu pakaian ini dipakai untuk berperang.

  • Pakaian Adat Miskat

Baju ini merupakan bajunya PNS kalimantan Timur dan pemerintah mewajibkan dipakai pada hari-hari tertentu.

Bajunya sendiri seperti baju cina, atasannya berupa baju kurung, dan bawahannya panjang, lalu di bagian pinggang dihiasi dengan kain batik.

Baca juga: Keunikan Pakaian Adat Kalimantan (Terbaru & Terlengkap)

Kesenian Tradisional Kalimantan Barat

Kesenian yang ada di Kalimantan memang sangat beragam dan menarik banyak perhatian masyarakat Indonesia diantaranya seni tari, seni musik musik dan beragam alat tradisional yang terdapat di dalamnya. Mari kita bahas di bawah ini.

Tarian Tradisional Kalimantan Barat

Tarian Tradisional Kalimantan Barat
ockyocta.files.wordpress.com

Tarian Kalimantan Barat – Kalimantan Barat termasuk salah satu provinsi yang kaya akan seni tari tradisional. Tarian merupakan budaya lokal yang dilestarikan secara turun temurun yang mana pada tarian tersebut terdapat makna tertentu. Terdapat beberapa macam tarian tradisional daerah Kalimantan Barat yang harus kalian ketahui. Berikut daftar nama tarian tradisional di Kalimantan Barat:

  • Tari Pedang Mualang

Tari ini merupakan sebuah tarian tunggal tradisional yang kebanyakan ditampilkan untuk menghibur masyarakat, seperti acara Gawai Belaki Bini (pesta pernikahan), acara Gawai Dayak (pesta panen padi), dan lain sebagainya.

  • Tari Kondan

Tari Kondan adalah tarian yang sering dipentaskan pada acara pernikahan, acara adat istiadat atau acara keagamaan serta ritual lainnya.

  • Tari Pingan / Tari Pinggan

Tari Pinggan adalah sebuah tarian tunggal tradisional Dayak yang di sajikan untuk menghibur masyarakat di setiap acara tradisional.

  • Tari Monong

Tari ini adalah sebuah tari penyembuhan guna menyembuhkan atau menangkal penyakit yang ada dalam tubuh orang yang sakit.

  • Tari Kinyah Uut Danum

Tarian ini adalah salah satu tarian perang dari Kalimantan Barat yang memperlihatkan keberanian dan teknik bela diri dalam berperang.

  • Tari Jonggan

Tarian Jonggan ditampilkan sebagai hiburan ketika pagelaran upacara adat, sebagai ajang mencari jodoh.

  • Tarian Bopureh

Tarian Bopureh adalah tari kreasi yang menceritakan sebuah kisah cinta pemuda Suku Dayak Jangkang dengan seorang gadis Kanayan yang terganggu oleh hukum adat setempat.

  • Tari Zapin

Tarian ini merupakan tarian rumpun Melayu yang menghibur sekaligus sarat pesan agama dan pendidikan.

  • Tari Ajat Temuai Datai.

Tarian ini merupakan tari untuk menyambut para tamu kenegaraan atau menyambut kunjungan wisatawan ke Kampung Dayak Mualang.

Alat Musik Tradisional

Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat
rumahulin.com

Berikut ini daftar alat musik tradisional Provinsi Kalimantan Barat:

  • Agukng / Gong

Agukng adalah jenis instrumen perkusi, cara memainkannya yaitu dengan ditabuh menggunakan stik kayu yang ujungnya dililit karet. Instrumen ini terbagai menjadi 8 yaitu:

  1. Kakanong
  2. Kampo atau Babaneh
  3. Kanayatn
  4. Katukekng
  5. Katukong
  6. Katuku
  7. Agukng
  8. Wayakng.

Akan tetapi kebanyakan hanya tiga jenis yang digunakan, yaitu Agukng, Katuku, dan Katukeng.

  • Balikan/Kurating: Balikan/Kurating adalah alat musik petik sejenis Sapek, yang berasal dari Kapuas Hulu masyarakat Dayak Ibanik, Dayak Banuaka”.
  • Entebong: Entebong adalah alat musik Pukul sejenis Gendang yang banyak terdapat di kelompok suku Dayak Mualang di daerah Kabupaten Sekadau.
  • Keledik/Kedire/Kadire: Keledik/Kedire yaitu alat music yang terbuat dari labu dan bilah bambu cara memanikannya dengan cara ditiup dan dihisap, alat ini berasal dari daerah Kapuas Hulu.

Pada suku Dayak Uut Danum alat ini di sebut Korondek.

  • Kollatung (Uut Danum): Kollatung (Uut Danum) adalah alat musik pukul yang terbuat dari kuningan.
  • Rabab/Rebab: Rabab/Rebab merupakan alat musik gesek, alat ini berasal dari suku Dayak Uut Danum.
  • Sapek: Sapek adalah alat musik petik tradisional dari Kapuas hulu masyarakat Dayak Kayaan Mendalam kabupaten Kapuas hulu.
  • Sollokanong: Sollokanong terbuat dari kuningan, bentuknya lebih kecil dari gong, penggunaannya harus satu set, di beberapa suku Dayak lain menyebut alat ini Klenang.
  • Kangkuang: Kangkuang adalah alat musik pukul yang terbuat dari kayu dan berukir, dapat kita temukan di suku Dayak Banuaka Kapuas Hulu.
  • Terah Umat (pada Dayak Uut Danum): Terah Umat (pada Dayak Uut Danum) yaitu sejenis alat musik ketuk seperti pada gamelan Jawa. Alat ini terbuat dari besi (umat).
  • Tawaq (sejenis Kempul): Tawaq (sejenis Kempul) sejenis alat musik untuk mengiringi tarian tradisional masyarakat Dayak secara umum. Suku Dayak Uut Danum menyebutnya Kotavak.

Baca juga: Alat Musik Tradisional Banten

Senjata Tradisional Kalimantan Barat

Senjata Tradisional Kalimantan Barat
merahputih.com

Indonesia yang kaya akan adat dan budaya tentunya memiliki senjata tradisional, termasuk di Provinsi Kalimantan Barat. Berikut ini daftar senjata adat dari Kalimantan Barat.

  • Lonjo/Tombak

Lonjo atau tombak adalah senjata tradisional yang terbuat dari besi. Tombak besi ini dipasang pada tangkai bambu yang diikat memakai rotan.

  • Mandau

Senjata ini terbuat dari batu gunung, dibeberapa bagian terdapt hiasan bulu burung dan ukiran emas dan perak. Mandau ini dipercaya memiliki unsur mistis.

  • Dohong

Sekilas senjata ini hampir sama dengan keris. Bedanya, dohong lebih besar dan tajam. Pegangan senjata ini dibuat dari tanduk, dan mempunyai sarung kayu.

  • Sipet

Sipet adalah senjata yang dipakai dengan cara ditiup. Senjata ini terbuat dari kayu dengan diameter 2 cm dan panjang 1 meter. Damek atau anak panah akan dimasukkan ke dalam sipet lalu ditiup.

Anak panah dilumuri racun terlebih dahulu. Suku Dayak, mampu meniupkan anak panah hingga berjarak 200 meter.

  • Talawang/perisai

Suku Dayak tidak hanya memiliki senjata untuk menyerang, mereka juga memiliki perisai yang disebut talawang untuk melindungi diri.

Talawang ini memiliki lebar 30-50 cm dan panjangnya sekitar 100 cm.

Upacara Tradisional Kalimantan Barat

Berikut ini beberapa upacara adat atau tradisi yang ada di Kalimantan Batat:

  • Tradisi Saprahan
  • Tradisi Nyagahatan
  • Tradisi Ba’ayun Maulid
  • Tradisi Gawai Makai Taun
  • Tradisi Adat Buah
  • Tradisi Sesaji (Batalah)
  • Upacara Naik Dango
  • Tradisi Nebe’e Rau (Tanam Padi)
  • Tradisi Ngerangka’u
  • Acara Tradisi Pernikahan (Ngehawa’k)
  • Tradisi Dahau
  • Kegiatan Adat Ngampar Bide
  • Tradisi Ritual Tiwah
  • Tradisi Wadian/Bulian.

Penutup

Nah teman-teman demikian pembahasan kita tentang kebudayaan yang terdapat di Kalimantan Barat telah kami bahas dengan lengkap. Semoga bermanfaat

ujio Anak pertama dari lima bersaudara

Kebudayaan Nusa Tenggara Barat

ujio
5 min read

Kebudayaan Nusa Tenggara Timur

ujio
4 min read

Kebudayaan Jawa Timur

ujio
11 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *