ujio Anak pertama dari lima bersaudara

Karakteristik Agama Islam

5 min read

Karakteristik Agama Islam

Karakteristik Ajaran Agama Islam

Karakteristik Agama Islam
Pixabay

Halo teman-teman, setelah kemarin kita membahas periodisasi sejarah islam untuk menambah wawasan kita tentang islam mari kita tambah wawasan kita tentang karakteristik agama islam, baca artikel ini sampai habis ya.

Pengertian Karakteristik Agama Islam

Makna Agama Islam

Islam yaitu kata turunan dari kata salama yang berarti sejahtera, tidak tercela dan tidak pula cacat. Sedangkan menurut syekh Muhammad Naquib Al-Attas islam yaitu penyerahan diri kepada Allah SWT dari segi terminologis.

Karakteristik Agama Islam

Berikut ini beberapa karakteristik agama islam yang harus kita ketahui:

  • Islam Merupakan Agama yang Sempurna

Islam dikenal dengan agama yang sempurna, yaitu sempurna dalam mengatur segala bidang termasuk di dalamnya

  • Hubungan manusia dengan Allah SWT (hablumminallah),
  • Hubungan manusia dengan sesama manusia (hablumminannas),
  • Hubungan manusia dengan alam sekitarnya (hablumminalalam).

Islam juga mengatur segala aspek, mulai dari hal kecil sampai hal besar dalam kehidupan sehari-hari contohnya rukun-rukun, doa-doa di setiap melakukan aktivitas seperti ketika makan, bersih-bersih, bersuci, yang mana tidak ada agama lain yang mengatur hal tersebut selain Islam.

  • Islam sebagai Agama Rahmatan Lil’alamin
Islam sebagai Agama Rahmatan Lil’alamin
pixabay

Salah satu karakter agama Islam yang lain yaitu Islam merupakan agama rahmatan lil’alamin atau rahmat untuk seluruh alam. Artinya bahwa kehadiran Islam di dunia membawa rahmat, keberkahan, kedamaian, dan keadilan bagi seluruh manusia di bumi. Baca artikel kami tentang perkembangan peradaban islam pada masa kejayaan di artikel sebelum ini untuk menambah wawasan kalian.

Tanda-tanda Islam sebagai rahmatan lil’alamin yaitu:

  1. Orang lain ikut menikmatinya. Menikmati kebenarannya dan kebaikannya walaupun mereka non muslim.
  2. Orang lain terangkat martabatnya. Islam sebagai agama yang menjunjung tinggi kebenaran turut mengangkat martabat orang-orang yang berada di sekitarnya.
  3. Orang lain merasakan faedahnya. Kemajuan yang diraih umat Islam terasa manfaatnya oleh orang non muslim.
  4. Siapapun sangat membutuhkannya. Islam tidak eksklusif hanya untuk umat Islam sendiri tapi seluruh manusia di muka bumi.
  5. Tak satu pun orang yang merasa tidak terbantu olehnya. Keagungan Islam yang membawa kebaikan turut membantu siapa saja.
  • Islam Merupakan Agama Tauhid

Kata tauhid merupakan konsep dalam Islam yang mempertegas keesaan Allah, atau mengakui bahwa tidak ada satupun yang setara dengan Dzat, Sifat, dan Asma Allah.

Sejak diturunkan, Islam memusatkan perhatian kepada Allah SWT. Didasarkan pada tauhid (ke-esaan Allah)

Tauhid dapat dipecah dalam 3 aspek yaitu

  1. Bertauhid dalam kekuasaan Allah (rububiyyah),
  2. Ibadah (uluhiyyah) dan
  3. Dalam nama dan sifat Allah (Asma wa Sifat).
  • Islam sebagai Agama yang mengajarkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar

Yaitu menyuruh berbuat kebajikan dan melarang perbuatan buruk.

Karakteristik Agama Islam Menurut Al-Qur’an

Karakteristik Agama Islam Menurut Al-Qur'an
pixabay

Karakteristik agama islam menurut Al-Qur’an ada beberapa yang harus kita ketahui diantaranya:

  1. Ketuhanan atau Rabbaniyah: Yaitu ajaran yang sumbernya dari Allah SWT bukan dari manusia.
  2. Kemanusian atau Insânîyyah: yaitu Semua tuntunannya sesuai dengan fitrah manusia. Pengaturan yang dilakukan bertujuan untuk menjaga agar fitrah tidak membawa pada runtuhnya nilai kemanusiaan, namun tidak berlawanan.
  3. Realistis atau Al-Waqi’îyyah: Yaitu ajarannya dapat diamalkan oleh semua manusia, terlepas dari status sosial dll.
  4. Ketercakupan semua aspek atau Asy-Syumûl: Yaitu Ajarannya menyangkut segala aspek kehidupan.
  5. Tidak memberatkan atau ‘Adam Al-Haraj: Yaitu Islam bertujuan menyelamatkan manusia, bukan memberatkannya.
  6. Moderasi atau Al-Wasathîyyah: Yaitu tuntunannya bersifat pertengahan. Menjadikan kehidupan dunia untuk kebahagiaan akhirat.
  7. Kejelasan atau Al-Wudhûh: Yaitu ajarannya jelas dan logis. Tidak ada yang bertentangan dengan akal.
  8. Penahapan dan Keberangsuran atau At-Tadarruj: Yaitu ajaran Islam diturunkan secara bertahap. Diawali dengan hal yang berkaitan dengan akidah lalu persoalan hukum.
  9. Sesuai dengan semua tempat dan situasi atau Al-Khair, nilai-nilai universal, yaitu prinsip dan ketentuan berkaitan dengan fitrah dan keperluan tetap manusia, contoh kasih sayang orangtua, kebutuhan akan makanan, dan pakaian.
  10. Sedikitnya tugas-tugas keagamaan atau Qillat At-Taklîf: Yaitu islam tidak membebani manusia dengan tugas yang berat dan banyak. Semua disesuaikan dengan kemampuan manusia itu sendiri.

Berdasarkan karakter di atas bisa kita simpulkan bahwa islam merupakan agama yang penuh dengan nilai kebaikan

Karakteristik Islam di Bidang Ilmu dan Budaya

kebudayaan islam
pixabay

Kebudayaan dalam arti sederhana yaitu merupakan hasil cipta manusia dengan menggunakan dan mengerahkan segenap potensi lahir batin yang dimilikinya.

Di dalamnya terdapat pengetahuan, keyakinan, seni, moral, dan adat istiadat. Kebudayaan bisa dipakai untuk memahami agama yang tampil dalam tatanan empiris atau agama yang tampil dalam bentuk formal yang menggejala di masyarakat.

Karakteristik ajaran Islam dalam bidang ilmu dan kebudayaan bersifat selektif, yaitu tidak begitu saja menerima seluruh jenis ilmu dan kebudayaan yang sejalan dengan Islam.

Islam merupakan sebuah paradigm terbuka, islam adalah mata rantai peradaban dunia. Banyak contoh yang bisa dijadikan bukti tentang peranan Islam sebagai mata rantai peradaban dan kebudayaan dunia.

Dengan meletakkan agama sebagai sasaran penelitian budaya tidaklah berarti agama yang diteliti itu merupakan hasil kreasi budaya manusia.

Sebagian agama tetap diyakini sebagai wahyu dari Tuhan, yang dimaksud bahwa pendekatan yang digunakan disitu adalah pendekatan penelitian yang lazim digunakan dalam penelitian budaya.

Yang termasuk penelitian budaya, contohnya adalah:

  1. Penelitian tentang naskah-naskah (filologi),
  2. Alat-alat ritus keagamaan,
  3. Benda-benda purbakala agama (arkeologi),
  4. Sejarah agama,
  5. Nilai-nilai dari mitos-mitos yang dianut para pemeluk agama.

Agama dan budaya merupakan dua bidang yang bisa kita bedakan namun tidak bisa dipisahkan. Agama bersifat mutlak, yaitu tidak akan berubah karena perubahan waktu dan tempat.

Sedangkan budaya yang berdasarkan agama, bisa berubah dari waktu ke waktu dan dari tempat ke tempat. Sebagian besar budaya didasarkan pada agama, tidak pernah sebaliknya.

Oleh karena itu, agama seperti primer dan budaya seperti sekunder. Budaya bisa berupa ekspresi hidup keagamaan karena budaya sub ordinat terhadap agama dan tidak pernah sebaliknya Agama pada hakikatnya mengandung dua kelompok ajaran, yaitu:

  1. Kelompok pertama, ajaran dasar yang diwahyukan Tuhan melalui para Rosul-Nya kepada masyarakat manusia. Ajaran dasar ini terdapat dalam kitab-kitab suci dan ajaran-ajaran itu memerlukan penjelasan, baik mengenai arti dan pelaksanaannya.
  2. Kelompok kedua, karena merupakan penjelasan dan hasil para pemikiran pemuka atau ahli agama, pada hakikatnya tidaklah absolute, tidak mutlak benar, dan tidak kekal.

Kelompok dua bersifat relative, nisbi dan bisa dirubah sesuai dengan perkembangan zaman.

Dalam Islam, kelompok pertama terdapat dalam Al-Qur’an dan Hadits mutawatir. Sedangkan kelompok kedua ini diambil dari penjelasan-penjelasan para pemuka atau ahli agama tersebut.

Karakteristik Agama Islam Menurut Tokoh Agama

Tokoh Agama
pixabay

Karakteristik Agama Islam Menurut Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas: “Di antara karakteristik yang mengokohkan kelebihan Islam dan membuat umat manusia sangat membutuhkan agama Islam adalah sebagai berikut”

  1. Islam datang dari sisi Allah SWT dan sesungguhnya Allah lebih mengetahui apa yang menjadi kebaikan bagi hamba-hamba-Nya.
  2. Islam menjelaskan awal kejadian manusia dan akhir kehidupannya, serta tujuan manusia diciptakan.
  3. Islam adalah agama fitrah. yaitu tidak akan pernah bertentangan dengan fitrah dan akal pikiran manusia.
  4. Islam adalah ilmu syar’i. Ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim dan muslimah, dan ilmu mengangkat derajat orang-orang yang memilikinya ke derajat yang paling tinggi.
  5. Allah Azza wa Jalla menjamin kebahagiaan, kemuliaan, dan kemenangan bagi orang yang berpegang teguh kepada Islam dan menerapkannya dalam kehidupan, baik bagi perorangan maupun masyarakat.
  6. Dalam agama Islam terdapat penyelesaian bagi segala problematika, karena syari’at dan dasar-dasar ajarannya mencakup segala hukum bagi segala peristiwa yang tidak terbatas.
  7. Syari’at Islam adalah syari’at yang paling bijak dalam mengatur semua bangsa, paling tepat dalam memberikan solusi dari setiap masalah, memperhatikan kemaslahatan dan sangat memperhatikan hak-hak manusia.
  8. Islam merupakan agama yang fleksibel cocok untuk semua tempat, zaman, bangsa dan berbagai macam situasi).
  9. Islam merupakan agama cinta, kebersamaan, persahabatan dan kasih sayang sesama kaum muslim.
  10. Islam adalah agama kesungguhan, keseriusan dan amal.
  11. Islam adalah agama yang sangat jauh dari kontradiksi.
  12. Islam itu sangat jelas dan sangat mudah, mudah dipahami oleh setiap orang.
  13. Islam mengajak kepada akhlak mulia dan amal soleh.
  14. Islam memelihara kesehatan.
  15. Islam seiring dengan penemuan ilmiah. Oleh karena itu tidak mungkin penemuan ilmiah yang benar ber-tentangan dengan nash-nash syari’at Islam yang jelas.

Karakteristik Pendidikan Agama Islam

Pendidkan islam
pixabay
  • Pendidikan Islam selalu mempetimbangkan dua sisi kehidupan antara duniawi dan ukhrowi dalam setiap langkah dan geraknya.

Pertama, sisi keagamaan yang merupakan wahyu Ilahi dan sunah Rasul, berisikan hal-hal mutlak dan berada diluar jangkauan indera dan akal (keterbatasan akal dan indera).

Kedua, sisi pengetahuan berisikan hal-hal yang mungkin bisa dirasakan oleh indera dan akal, berbentuk pengalaman-pengalaman faktual maupun pengalaman-pengalaman pikir, baik yang  berasal dari wahyu maupun dari sunah maupun dari para pemeluk (kebudayaan).

Sisi pertama lebih menekankan pada kehidupan akhirat dan sisi kedua lebih menekanan pada kehidupan dunia.

  • Pendidikan Islam merujuk kepada aturan-aturan sudah pasti

Pendidikan Islam mengikuti aturan atau garis-garis yang sudah jelas dan pasti serta tidak dapat ditolak dan ditawar. Aturan itu yaitu Wahyu Tuhan yang diturunkan kepada Nabi-Nya Muhammad SAW.

Semua yang terlibat dalam pendidikan harus berpedomankan kepada wahyu Tuhan tersebut.

  • Pendidikan Islam berisikan pembentukan akhlakul karimah

Pendidikan Islam selali menekankan pada pembentukan hati nurani, menanamkan dan mengembangkan sifat-sifat illahiyah yang jelas dan pasti, dalam hubungan manusia dengan Maha pencipta, dengan sesamanya, maupun dengan alam sekitar.

  • Pendidikan Islam diyakini sebagai tugas yang suci

Umumnya kaum Muslimin berkeyakinan bahwa penyelenggaraan pendidikan Islam merupakan bagian dari misi masalah, karena itu mereka menganggapnya sebagai misi suci.

  • Pendidikan Islam bermotifkan ibadat

Maka berkiprah di dalam pendidikan Islam merupakan ibadah yang akan diberi paha oleh Tuhan.

Dari segi sebagai pengajar, pekerjaan itu terpuji karena merupakan penerus tugas Nabi, di samping itu perbuatan itu merupakan amal jariah yaitu amal yang terus berlangsung sampai yang bersangkutan meninggal dunia.

Penutup

Demikianlah pembahasan kita kali ini tentang Karakteristik Agama Islam. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kita. Jangan lupa share ke teman-teman kalian juga ya

ujio Anak pertama dari lima bersaudara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *